Siapa yang tidak senang dengan bakso? Sepertinya sangat sedikit orang yang tidak menyukai makanan yang satu ini. Bakso merupaka makanan dari daging yang digiling kemudian dibentuk bulat bulat. Bahan dasar bakso sebenarnya adalah daging sapi. Tapi sekarang banyak bermunculan bahan utama baru yang disajikan seperti bakso. Seperti udang, ikan, ayam, dan lain sebagainya.

Asal Mula Masakan Bakso Yang Kita Kenal

Asal Mula Masakan Bakso Yang Kita Kenal

Bakso sebenarnya adalah makanan yang berasal dari daratan Cina. Dulu bakso aslinya menggunakan daging babi. Namun ketika bakso masuk ke Indonesia, dan di Indonesia kebanyakan masyarakatnya adalah muslim, maka bahan dasar bakso pun diubah menggunakan bahan yang aman dikonsumsi untuk orang muslim. Inti dari bakso sebenarnya sangat sederhana. Daging atau bahan utama yang sudah digiling, dibentuk bulat bulat, kemudian direbus sampai matang, lalu disajikan menggunakan kaldu daging sapi dan ditambah bahan pendukung lainnya, seperti tahu basah, tahu kering, mie, bihun, tauge, dan lain sebagainya.

Penyajian bakso pun sampai sekarang masih bertahan seperti itu. Namun bukan berarti makanan ini tidak berkembang sama sekali. Justru bakso adalah salah satu masakan yang paling banyak dikembangkan. Bahkan bisnis kuliner kekinian banyak memberikan gebrakan baru pada makanan daging giling ini. Para pengusaha kuliner yang memiliki spesialisai bakso sepertinya memandang makanan dari Cina ini sebagai makanan yang paling mudah untuk dikreasikan. Kuncinya adalah terletak pada bentuk baksonya. Bentuk dasar bakso yang bulat bulat itu bisa dikreasikan menjadi banyak bentuk.

Tadi sudah sempat disebutkan bahwa perkembangan kreasi bakso seperti memberikan gebrakan dalam dunia kuliner. Hal tersebut bukan tidak beralasan. Memang penyesuaian bakso dengan kuliner kekinian ini cukup signifikan. Contohnya saja dalam bentuknya. Seperti yang diketahui, bahwa bentuk normal bakso adalah bulat dengan ukuran yang standar. Tapi sekarang, sudah banyak pengusaha bakso yang membuat ukuran bakso menjadi super kecil atau super besar. Ukuran bakso yang super kecil ini sebesar ukuran kelereng. Bakso dengan jenis ini banyak disebut dengan bakso kerikil. Sedangkan bakso ukuran super besar ini sepertinya sampai sekarang belum ada batas tertentu. Mulai dari bakso sebesar kepalan tangan.

Kreasi Yang Tercipta Dari Masakan Bakso

Kreasi Yang Tercipta Dari Masakan Bakso

Kemudian berkembang lagi menjadi bakso seukuran mangkok baksonya. Dan bahkan sekarang ada juga bakso yang ukurannya luar biasa besar. Bisa dikatakan ada bakso yang seukuran panci masakan. Tapi tentu saja, dibuatnya bakso dnegan ukuran luar biasa itu tidak sekedar dibuat. Biasanya mereka akan memberikan tantangan tersendiri. Bagi yang bisa menghabiskan bakso jumbo bisa mendapatkan reward tertentu. Kreasi dari bakso tidak berhenti disitu. Para pengusaha bakso juga terus melakukan kreasi dalam hal isian bakso. Ada yang menggunakan telor, ada yang menggunakan sambal (dibuat untuk mereka yang suka makanan pedas). Ada pula yang membuat isian juga berupa bakso kecil-kecil. Bakso yang memiliki isian bakso ini sering disebut dengan bakso beranak.

Berbagai macam pilihan bakso ini tentu semakin memberikan variasi kepada mereka yang menyukai bakso. Walaupun kreasi bakso terus mengalami perkembangan, karena para pedagang bakso juga menyesuaikan dengan perkembangan kuliner kekianian, bukan berarti bakso yang asli atau bentuk dasarnya hilang begitu saja. Masih ada juga bakso yang mempertahankan penyajian dan cita rasanya seperti dulu. Hal ini juga untuk memfasilitasi selera dari konsumen yang lebih menyukai bakso yang biasa saja. Karena ada satu pepatah yang mengatakan bahwa selera bukanlah sesuatu yang bisa diperdebatkan.

Kreasi Kekinian Makanan Bakso