Sate adalah makanan yang memiliki ciri khas potongan daging yang ditusuk. Di Indonesia, sate sudah dikenal sejak dulu. Bahkan sebelum Indonesia merdeka. Tidak ada rekam jejak yang pasti mengenai kapan tepatnya sate mulai dibuat di Indonesia. Sekarang sudah banyak kreasi sate yang memiliki berbagai macam cita rasa. Kalau nasi goreng merupakan makanan yang sudah go internasional, begitu juga dengan sate.

Berbagai Jenis Sate Yang Menggoda Jika Dilihat

Sate KacangBanyak sekali jenis sate yang sudah berkembang cita rasanya jika dilihat secara internasional. Sate di Indonesia akan berbeda dengan sate di Thailand. Begitu juga akan berbeda dengan sate dari Malaysia. Setiap Negara agan menyesuaikan rasa sate sesuai dengan lidah sati masyarakat sekitar. Dalam tulisan kali ini akan dijelaskan mengenai bagaiana perkembangan penyajian sate di Indonesia. Dikhususkan pada Indonesia saja karena di sini pun jenis sate berbeda-beda antar daerah. Ada yang memakai potongan daging kemudian di tusuk pada bamboo atau tusukan lainnya.

 

Ada juga yang dihasluskan lebih dulu kemudian dililitkan pada tusukan tertentu. Tusukan yang biasa digunakan adalah bamboo yang sudah dibentuk menjadi tusukan sate. Namun sebenarnya ada juga yang menggunakan tusukan besi. Biasanya tusukan besi seperti itu banyak digunakan di rumah makan besar. Cara kerja atau tujuannya sama dengan penggunaan sendok dan garpu. Jadi setelah selesai digunakan nantinya bisa dicuci besih untuk bisa digunakan kembali. Sebenarnya cara ini termasuk perkembangan dari penyajian sate. Dan bisa dikatakan pengembangan dalam penggunaan tusukan besi ini termasuk pengembangan yang positif. Karena bisa mengurangi sampah tusukan bamboo.

 

Sate PadangDilihat dari jenisnya, sate memiliki banyak varian. Untuk memudahkan, mari bedakan dulu sate menjadi dua kelompok. Kelompok bumbu dan kelompok daging atau bahan utama sate. Disini akan dibahas secara khusus tentang variasi bahan utama dari sate. Secara umum sate ini banyak menggunakan daging. Baik itu daging ayam, sapi, kambing, dan lain sebagainya. Manfaatnya pun banyak sekali ketika mengonsumsi daging tersebut dalam batas yang semestinya. Kemudian masakan sate ini semakin dikembangkan lagi dengan memikirkan orang yang tidak bisa makan daging. Atau yang sering disebut dengan vegetarian. Ada penjual sate vegetarian yang langsung memakai bahan utama sayur-sayuran atau buah. Jadi tanpa diubah bentuknya, langsung ditusuk seperti sate.

Beragam Sate Yang Ada di Indonesia

Tapi ada juga yang memakai “daging palsu”. Daging palsu yang dimaksud disini tentu bukan yang  bermakna negative. Tapi maksudnya adalah sayuran yang diolah sedemikian rupa agar bisa menyerupai daging, baik dari segi bentuk, aroma, dan rasa. Sate yang menggunakan daging palsu ini pun bisa dibedakan menjadi 2 kelompok lagi. Kelompok pertama adalah mereka ang menggunakan jamur. Jamur diolah sedemikan rupa untuk bisa berwarna seperti sate daging pada umumnya. Kemudian kelompok kedua adalah mereka yang menggunkan biji kedelai yang dihaluskan.  Selanjutnya ditambah bahan lain untuk membuat serat, yang menjadi ciri khas daging.

Adanya kreasi sate khusus vegetarian ini memang akan sangat menguntungkan dan bermanfaat. Sebenarnya karena sate vegetarian dibuat dengan tetap memanjakan lidah penikmatnya, maka siapapun bisa memakan sate ini. Mereka yang bukan vegetarian sangat bisa untuk memakan sate vegetarian. Bahkan sebagian besar orang mungkin tidak akan mengira jika daging yang dimakannya adalah bukan daging. Selain untuk menjaga kesehatan, sate vegetarian bisa menjadi opsi untuk mereka. Yang sedang sakit dan memiliki pantangan makanan yang berbau daging.

Mengenal Beragam Jenis Sate Yang Ada Di Indonesia