Skip to main content

Perbedaan Rasa Masakan Berdasarkan Cara Mengolahnya

Perbedaan Rasa Masakan Berdasarkan Cara Mengolahnya

Makanan bisa dikonsumsi setelah melewati proses pemasakan sebelumnya, proses memasak antara lain adalah dengan cara merebus, menggoreng, membakar ataupun memanggang. Berbagai proses yang dilakukan tentunya memiliki tujuan, makanan sebelum diproses atau dimasak memiliki tekstur yang masih keras, belum bisa dikonsumsi karena masih mentah. Dan beberapa bahan makanan tertentu beracun apabila tidak dimasak terlebih dahulu. Masakan yang tidak dimasak terlebih dahulu dan langsung dimakan biasanya mengandung lebih banyak kuman dan bakteri. Bakteri dan kuman hanya akan mati pada suhu tertentu. Merebus makanan dengan suhu 100┬║c adalah hal yang benar karena dengan suhu tersebut kuman dan bakteri yang ada pada makanan akan mati.

Perbedaan Rasa Masakan

Sebaliknya ada beberapa makanan yang tidak boleh dimasak pada suhu yang terlalu tinggi seperti susu sapi murni, karena susu mengandung bakteri baik yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun tetap harus dimasak terlebih dahulu untuk menstrerilkan dari bakteri jahat maka susu juga perlu mengalami proses pemanasan atau perebusan dengan suhu yang rendah dan dalam waktu yang sebentar. Hanya sampai susu suam-suam kuku atau hangat. Susu memiliki kandungan bakteri yang baik untuk pencernaan serta kandungan kalsium yang tinggi untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang. Maka dari itu setiap orang dianjurkan untuk mengkonsumsi susu dan produk olahannya.

Rasa Masakan Yang Direbus

Masakan bisa steril dari bakteri tidak hanya dengan proses perebusan saja. Jika dalam keadaan yang terdesak seperti jika anda sedang melakukan camping atau pendakian di gunung yang cukup jauh dari pemukiman. Sedangkan peralatan masak yang dibawa tidak seberapa maka beberapa cara yang bisa digunakan untuk memasak makanan adalah dengan cara dibakar. Makanan seperti ubi-ubian akan terasa lebih enak apabila dibakar. Kandungan protein dalam ubi-ubian akan keluar secara sempurna dengan prose pembakaran daripada proses perebusan karena saat merebus akan banyak vitamin yang hilang hanyut. Dengan air yang digunakan untuk merebus sedangkan ubi-ubian seperti kentang, singkong dan ubi jalar bisa dibakar tanpa harus menghilangkan kulitnya. Ini adalah cara terbaik untuk memakan ubi-ubian. Memasak makanan dengan cara digoreng juga bisa mengurangi kandungan vitamin dan gizi pada makanan karena tercampur dengan lemak jenuh pada minyak.

Perbedaan Rasa Masakan Berdasarkan Cara Mengolahnya

Inilah perbedaan memasak dengan cara merebus, menggoreng dan membakar dari segi rasa, tekstur dan kandungannya:

  1. Memasak dengan cara merebus pastinya lebih baik daripada menggoreng karena jika direbus maka masakan tidak akan tercampur dengan zat-zat lainnya. Sedangkan apabila makanan dimasak dengan digoreng, akan ada kandungan lemak yang dinamakan lemak jenuh yang akan masuk ke dalam makanan. kandungan minyak yang masuk berlebihan pada tubuh bisa tertimbun dan menjadi lemak dalam tubuh.
  2. Memasak dengan cara membakar juga terbukti lebih baik daripada dua proses sebelumny yaitu merebus dan menggoreng. Jika makanan direbus terlalu lama maka kandungan zat yang terkandung di dalamnya bisa hilang. Sedangkan memasak dengan cara menggoreng dan merebus harus menghilangkan kulit bahan masakan tersebut. Hal ini akan menyebabkan lebih mudahnya vitamin hilang atau larut sehingga makanan tidak memiliki nilai gizi lagi.
  3. Memasak dengan cara membakar tentunya harus menyertakan kulitnya agar makanan tetap bersih dan daging didalamnya tetap terlindung. Harus diketahui bahwa arang bekas pembakaran atau arang yang digunakan untuk membakar mengandung nitrogen dan karbondioksida. Serta kandungan lainnya yang berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh.