Hingga saat ini di jaman yang serba maju, masih terdapat banyak sekali mitos mengenai makanan yang beredar luas di lingkungan masyarakat. Banyak masyarakat yang memilih untuk mengabaikan mitos tersebut, namun banyak juga yang mempercaya mitos tersebut. Mitos memang biasanya memiliki kaitan dengan dampak buruk setelah melakukan konsumsi makanan tertentu. Misalnya jika melakukan konsumsi karbohidrat yang terlalu banyak akan membuat tubuhnya menjadi gemuk. Bukan hanya itu saja, terdapat beberapa mitos lain yang beredar di masyarakat. Berikut adalah deretan mitos yang banyak dipercaya masyarakat saat ini.

  1. Sayuran yang dimasak akan hilang nutrisinya

Sayuran Hijau

Sebagian besar orang mempercaya I bahwa mengkonsumsi sayuran mentah akan menjadi jauh lebih sehat karena nutrisi yang ada di dalamnya masih terbilang lengkap. Sementara, sayur yang sudah dimasak diangkat sudah kehilangan sebagian nutrisinya. Tentunya ini harus mengetahui bahwa memasak sayuran itu adalah hal yang baik untuk dilakukan karena mampu membantu membunuh bakteri ataupun kuman. Tetapi, sebaiknya Anda tidak memasak sayuran terlalu lama agar kandungan nutrisi yang ada tetap tercukupi untuk tubuh Anda dan kuman bisa mati Dalam proses pemasakan.

  1. Konsumsi karbohidrat bisa menggagalkan diet dan membuat badan menjadi lebih gemuk

Makanan Karbohidrat

Untuk Anda yang sedang menjalani diet, sebagian besar dari Anda akan mengurangi konsumsi makanan, khususnya yang mengandung karbohidrat. Hal tersebut dianggap sebagai jalan yang paling efektif untuk menurunkan berat Bagan Anda. Padahal, karbohidrat sendiri memiliki banyak peran yang baik bagi tubuh. Bukan hanya nasi saja yang mengandung karbohidrat, namun buah buahan, eskrim, juga memiliki kandungan karbohidrat di dalamnya. Jika Anda ingin diet anda berhasil, Anda harus memisahkan karbohidrat manakah yang layak Anda konsumsi dan tidak.

  1. Kolesterol banyak terkandung di dalam telur

Telur

Mungkin sebagian dari Anda pernah mendengar mitos yang satu ini. Tahun merupakan salah satu bahan makanan yang mudah untuk di kreasikan dan juga memiliki rasa yang lezat. Tentunya, melakukan konsumsi turun tidak akan menyebabkan kolesterol naik dengan drastis. Telur justru menyediakan banyak sekali nutrisi bagi tubuh Anda. Tapi, Anda tentu harus mengkonsumsi telur dalam porsi yang tepat dan juga cukup.

  1. Makan dalam frekuensi yang sering namun porsi sedikit bisa membantu mengurangi Berat badan

Banyak Makan

Penelitian tersebut dilakukan oleh beberapa universitas yang ada di kawasan Meksiko dan juga Kalifornia. Mereka menemukan bahwa orang yang sering makan dengan porsi kecil Akan memiliki kandungan insuli in, glukosa, ada juga kolesterol yang jauh lebih sehat. Namun, ada pula Yang melakukan penelitian bahwa hal tersebut tidak menurunkan jumlah kalori di dalam tubuh. Hal ini tentunya tergantung dari bagaimana kah kebiasaan makan setiap orang. Setiap orang memiliki kebiasaan makan yang berbeda beda. Ada yang makan sehari dua kali, tiga kali, bahkan satu hari hanya satu kali. Ukuran porsi nya pun berbeda beda, ada yang besar, sedang, hingga kecil. Pola makan ini tentunya harus disesuaikan dengan bagaimana kah dan tubuh dari seseorang. Tentunya setiap orang akan dapatkan hasil anti beda walaupun mereka sama sama mencoba untuk menurunkan berat badan.

Deretan Mitos Makanan Yang Ada di Masyarakat